Jika Hachiko Bisa Setia, Mengapa Kita Tidak?

      Anjing ini, Hachiko, adalah anjing jenis Akita yang diceritakan  dalam sebuah film yang luar biasa menggambarkan kesetiannya pada tuannya. Ia lahir pada tahun 1923 di Jepang. Ia adalah milik seorang professor di Universitas Tokyo yang bernama Prof. Isabura Ueno. Setiap hari, professor ini merawat Hachiko dengan penuh kasih sayang. Ia sangat menyayangi anjingnya ini. Pun demikian dengan Hachiko, rasa sayang ini juga besar diberikan kepada tuannya. Bahkan setiap hari, ketika hendak berangkat ke Universitas Tokyo, tempat Profesor itu bekerja, ia selalu mengantarnya sampai ke stasiun Shibuya. Bak sopir penjemput majikannya, setiap jam 5 sore, ia juga menjemput tuannya di depan stasiun. Maka bisa dibayangkan betapa senangnya anjing itu bertemu tuannya  ketika selalu berjumpa dengan tuannya setelah lama menunggu di depan stasiun.

Pada tahun ketiga anjing itu dirawat, tiba-tiba saja professor itu terkena sakit jantung dan akhirnya meninggal. Namun, tentu anjing itu tidak paham perihal kematian tuannya itu. Maka, setiap hari setelah meninggalnya professor itu, anjing itu tetap saja menunggu kedatangan tuannya di depan stasiun setiap jam 5 sore. Dan hal ini terus ia lakukan hingga ia meninggal pada bulan maret, 1935.

Sungguh betapa besar kesetiaan yang ditunjukkan oleh Hachiko kepada tuannya. Maka, tidak sadarkan kita bahwa ia hanya seekor binatang? Dan tentu kita paham betul bahwa kita adalah manusia. Meskipun hanya seekor  binatang, Hachiko paham benar apa arti dari kesetiaaan. Seharusnya kita lebih paham akan arti dari kesetiaan daripada anjing itu. Ya, karena kita manusia, yang dianugerahi banyak kelebihan termasuk perasaan cinta dan sayang kepada sesama. Maka, akhirnya marilah kita tunjukkan rasa itu, dengan selalu setia memberikan kasih sayang kepada orang-orang yang  kita sayangi selagi masih ada. Kepada orang tua kita, sahabat kita, lingkungan kita, dan tentu juga binatang piaraan kita.

Trailer Film Hachiko

About Bang Qohar

I'm Wachid. I'm Indonesian. I'm interested in educating children, especially in mathematics learning. I believe that mathematics could be well built to children for better life. I graduated from Mathematics Education of State University of Surabaya. I am studying Mathematics Education for my magister degree focusing on Realistics Mathematics Education.

Posted on November 11, 2012, in Notes. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: